De Céline Restaurant, Yogyakarta: Sensasi Makan di dalam Piramida Louvre

Halo sob, kali ini kami ingin membagikan pengalaman kami dinner di salah satu restoran yang tempatnya unik, romantis, berada di tengah kota, dan makanannya enak. Resto ini cocok untuk kalian yang ingin ngedate sama pacar. Ingin tahu tempatnya? Nama restorannya adalah De Céline! Anak gaul Jogja pasti tahulah resto ini, karena tempat ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Apalagi pas malam hari, tempat ini selalu menjadi incaran kawula muda untuk sekedar nongkrong ataupun candle light dinner bersama sang pujaan hati.

Restoran and patiseri De Céline ini beralamat di Jl. Faridan Muridan Noto No.17, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224 atau masih satu deret dengan restoran The House of Raminten. Restoran De Céline ini mengusung tema restoran hit ala Paris karena memiliki ikon piramida kaca seperti miniatur Pyramide du Louvre (Piramida Louvre) yang merupakan pintu gerbang utama dari Musée du Louvre (Museum Louvre) yang merupakan salah satu museum terbesar di dunia yang berada di Paris, Perancis. Piramida di De Céline ini tak hanya digunakan sebagai miniatur saja, namun pengunjung dapat menikmati hidangan didalamnya. Pengunjung tak perlu khawatir dengan udaranya karena tempat tersebut sudah menggunakan ac jadi pengunjung tidak akan kepanasan walaupun pada siang hari. Tempat yang tak kalah menarik terdapat di gedung bagian utara dengan tatanan bangunan khas eropa yang dibuat secara artistik vintage ditambah dengan sofa berwarna merah menambah sisi elegan pada restoran ini. Adapula di bagian tengah yaitu semi indoor dengan dekorasi tumbuhan dan lampu-lampu pada bagian atas. Tempat ini menghadap ke panggung, jadi pada bagian tengah ini mendapatkan bagian yang istimewa karena mereka dapat menikmati live music yang telah disediakan resto ini. Resto ini buka mulai pukul 07.00 hingga 23.00 WIB dan live music hadir setiap hari mulai pukul 19.30 WIB hingga tutup.

de-celine-3

Nama De Céline berasal dari kata céline yang berarti surga dalam bahasa latin, yang kemudian digunakan untuk menamai gedung peninggalan Belanda ini. Memang di kawasan Kotabaru sedikit unik karena masing-masing rumah terdapat nama-nama yang unik. Mungkin karena kawasan tersebut dahulunya bekas hunian orang Belanda makanya nama pada setiap rumah mengandung arti yang indah bagi penghuninya. Hmmm menarik juga ya! Dulunya sebelum menjadi restoran yang unik, tempat ini dijadikan sebagai tempat lembaga bimbingan belajar, namun bimbel ini tutup akibat pandemi, lalu pada akhir tahun 2021 dibukalah restoran ala cafe Paris ini. Dari awal buka hingga sekarang, restoran ini selalu ramai oleh pengunjung. Ya memang tempatnya se-fotogenic ini sih. Fasilitas yang disuguhkan juga sangat lengkap mulai dari halaman parkirnya yang luas, wifi yang kencang, mushola, toilet, dan tempat yang nyaman.

de-celine-2

Menu makanan di sini juga beragam mulai dari Indonesian food hingga Western food. Bahkan tersedia aneka roti, kue, dan es krim di bagian depan resto ini (bagian patiseri). Mulai dari appetizer dan snack terdapat salted prawn, croissant sandwich, de celine plater, calamari dan teman-temannya. Untuk salad dan soup terdapat gado-gado, caesar salad, fruit salad,dan zuppa soup. Dan kemudian menu steak dan maincourse ada ayam taliwang ala celine, soto bebek, pandan thai chicken, beef stew, sirloin wagyu meltique, ribs eye wagyu meltique, dan masih banyak lagi. Terdapat pula aneka pizza yaitu pizza meet heaven, cheese and cheese, dan masih banyak lagi. Di bagian rice and noodle terdapat magelangan fried rice, woku fried rice, oriental fried rice. Dessertnya ada mango sticky rice, thai cassava, dan De Celine signature cake. Wow ternyata bukan hanya menunya makanan yang beraneka ragam, tapi untuk minumannya juga banyak pilihannya juga.

de-celine-4

Kali ini kami memilih menu makanan peking roasted duck, ayam taliwang ala celine, mango sticky rice, dan air mineral. Sebenarnya kami ingin memilih menu pandan thai chicken namun menu tersebut ternyata sudah sold out. Alasan kami memilih menu tersebut karena kedua menu tersebut adalah salah satu dari signature dish mereka makanya kami langsung memilih menu tersebut. Untuk rasanya mulai dari peking roasted duck terlebih dahulu bebeknya lembut perpaduan rasa gurih dan juicy tercampur menjadi satu terlebih dipadukan dengan sauce dan sayurannya membuat satu kesatuan rasa yang komplit. Sedangkan untuk ayam taliwang ala celine juga enak, bumbu taliwangnya lumayan pedas dan rempahnya juga terasa, dipadukan menjadi satu dengan ayamnya yang sudah diberi rasa manis sehingga membuat masakan ini menjadi lebih enak. Kemudian yang menarik adalah nasi pada kedua menu tersebut dicetak menjadi bentuk piramida sesuai dengan ikon restoran ini. Untuk manggo sticky rice rasanya juara sih, mulai dari ketannya yang lembut banget, creamnya yang enak banget, tidak terlalu manis, creamy, dan menjadi satu kesatuan apabila disatukan dengan ketan dan mangganya. Rasa manis dan sedikit asam terdapat pada buah mangganya. Pokoknya kalau kalian mampir ke restoran ini harus cobain manggo sticky rice, dijamin tidak akan menyesal.

de-celine-5

Dari semua menu yang kami pesan, kami habis Rp 219.000,-. Untuk harga segitu dengan menu yang istimewa dan tempat yang nyaman, worth it lah bagi kami. Mahal tapi sebanding dengan pengalaman yang diberikan, ya asal jangan tiap hari ke sini sih. Jadi secara keseluruhan restoran ini benar-benar worth it dan layak untuk dikunjungi karena menyajikan tempat yang bagus, pelayanan yang ramah, dan masakan yang enak. Semuanya istimewa!